Follow by Email

Hutan Mangrove Harus Dijaga, Karena Memiliki Peran Vital Bagi Keberlangsungan Hidup Manusia - Portal Rimbawan

Portal Rimbawan - Seperti yang kita ketahui bersama bahwasanya hutan merupakan sesuatu yang sangat penting di Bumi. Hutan sebagai paru-paru dunia memiliki fungsi yang sangat vital dalam berbagai hal. Misalnya sebagai penetralisir udara yang ada di Bumi dimana telah terkontaminasi dengan berbagai polusi di udara. Selain sebagai pembersih udara, hutan juga sangat berperan sebagai penangkal banjir dan juga tanah longsor. Selain itu hutan juga berperan sebagai penyeimbang ekosistem dan menyimpan cadangan air di akar-akar pohonnya, sehingga ketika musim kemarau tiba kita tidak akan kehabisan air tawar. Itulah fungsi dari hutan secara umum.

Lalu, apakah hutan mangrove ini memiliki fungsi seperti dengan hutan-hutan pada umumnya? Tentu saja ya, hutan mangrove memiliki fungsinya sendiri.

Hutan magrove merupakan sekumpulan pepohonan yang tumbuh di area sekitar garis pantai yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut serta berada pada tempat yang mengalami akumulasi bahan organik dan pelumpuran. Hutan mangrove yang juga biasa dikenal dengan sebutan hutan bakau ini merupakan sebuah ekosistem yang bersifat khas karena adanya aktivitas daur penggenangan oleh pasang surut air laut. Pada habitat ini hanya pohon mangrove atau bakau yang mampu bertahan hidup dikarenakan proses evolusi serta adaptasi yang telah dilewati oleh tumbuhan mangrove.

Beberapa fungsi atau manfaat yang dimiliki oleh hutan mangrove ini antara lain sebagai berikut :

1. Dilihat dari segi ekonomisnya, hutan mangrove ini memiliki fungsi sebagai berikut: Menghasilkan beberapa jenis kayu yang kualitasnya diakui baik Menghasilkan hasil- hasil non kayu. Hasil non kayu yang dihasilkan hutan ini dikenal sebagi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Hasil hutan bukan kayu ini biasanya serupa arang kayu, tanin, bahan pewarna, kosmetik, hewan, serta bahan pangan dan juga minuman.

2. Dilihat dari segi ekologisnya, hutan mangrove ini memiliki fungsi sebagai berikut: Hutan mangrove memiliki fungsi sebagai pelindung pantai atau tumbuhan pelindung dari abrasi ombak-ombak laut yang bisa mengikis pinggir-pinggir pantai yang Menjadi habitat berbagai jenis hewan, dengan kata lain tumbuhan mangrove mampu untuk menahan air laut agar tidak mengikis tanah di garis pantai. Hewan- hewan yang hidup di sekitar pantai antara lain biawak air, kepiting bakau, udang lumpur, siput bakau, dan berbagai jenis ikan belodok Menjadi tempat hidup atau habitat bagi banyak tumbuhan atau flora. 

3. Sebagaimana Fungsi Tumbuhan yang lain, mangrove juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2). Rusaknya hutan mangrove dapat mengakibatkan hilangnya fungsi-fungsi di tersebut. Bayangkan jika hutan rusak, tak ada lagi sesuatu yang mampu menghasilkan oksigen (O2) untuk kita bernapas, tidak adalagi sesuatu yang dapat menyerap gas (CO2) yang merupakan gas racun dan berbahaya bagi tubuh manusia, serta tak ada lagi suatu pertahanan kokoh yang mampu menahan laju abrasi.

4. Hutan mangrove memiliki peran sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan. Selain binatang laut, bagi hutan mangrove yang ruang lingkupnya cukup besar sering terdapat jenis binatang darat di dalamnya seperti kera dan burung

Itulah beberapa fungsi yang dimiliki oleh hutan mangrove. Diantara fungsi-fungsi yang telah disebutkan, terdapat fungsi Vital dari hutan mangrove. Fungsi yang sangat vital dari hutan mangrove tersebut adalah melindungi sebagai tembok pertama yang meredam gelombang besar termasuk gelombang tsunami.

Di banyak negara maju telah menerapkan green belt atau sabuk hijau yang berupa hutan mangrove sebagai upaya untuk mengurangi dampak dari gelombang tsunami. Di Indonesia sendiri, terdapat kurang lebih 28 wilayah yang telah dikategorikan sebagai wilayah yang rawan akan ancaman tsunami. Namin, Hutan mangrove di Indonesia juga sangat memprihatinkan karena dibeberapa tempat keberadaannya dialihfungsikan sebagai area tambak, kebun sawit dan lain-lain. Padahal keberadaannya mempunyai fungsi yang sangat Vital bagi Manusia sendiri. 

Previous
« Prev Post