Follow by Email

Binahong, Tanaman Rambat yang memiliki Banyak Manfaat dari Obat Kanker hingga Kecantikan

By On July 31, 2019

foto : kuliahislam.com
PORTAL RIMBAWAN -  Dalam rangka menyambut Hari Keanekaragaman Hayati Dunia dan Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2019, Penulis menyajikan artikel tentang Manfaat dan Cara Pengolahan Tanaman Binahong yang merupakan tanaman yang sudah lama tumbuh di Indonesia tetapi pemanfaatannya masih sangat terbatas dan baru belakangan ini tanaman ini dijadikan alternatif bagi sebagian orang untuk obat alami, baik penyakit ringan dan berat.

Keanekaragaman hayati di Indonesia memang sangat-sangat melimpah, diperkirakan ada sekitar 30.000 dari 40.000 spesies tumbuhan yang ada di dunia terdapat di Indonesia, lalu sekitar 9600 jenis tumbuhan sudah dimanfaatkan masyarakat sebagai obat-obatan tradisional, memelihara kesehatan dan juga untuk kecantikan dan salah satu dari ribuan jenis itu adalah Tanaman Binahong sendiri.

Binahong merupakan tanaman yang tumbuhnya merambat dan juga dapat hidup dalam lingkungan dingin dan lembab, jika ingin menanamnya sudah pasti kita harus menyiapkan Ajir (sarana rambatan). Saat ini mulai banyak yang menanam, disamping juga sebagai tanaman obat, juga tanaman hias daun. Bisa ditanam didalam pot, halaman pekarangan maupun di kebun.

Berikut kita ulas secara lengkap 11 Manfaat Tanaman Binahong untuk Mengobati Penyakit dan cara pengolahannya :

1. Obat Luka
Khasiat binahong sebagai obat luka luar sudah tidak diragukan lagi keampuhannya, karena sudah banyak yang membuktikannya. Binahong dapat menyembuhkan luka luar karena dapat mempercepat proses pembentukan jaringan granulasi. Jaringan granulasi adalah jaringan fibriosa yang terbentuk dari bekuan darah pada proses pemyembuhan luka dan sel-sel kulit muda.
Cara pengolahannya yaitu siapkan daun binahong sebanyak 5 lembar (tergantung besaran luka). Kemudian Daun binahong dicuci, diremas-remas sampai jadi lembut serta berlendir. Lalu tempelkan di bagian luka, setelah itu tunggu sebentar, jadi lukanya akan cepat mengering. Kandungan antiseptik dari daun binahong juga membantu percepatan keringnya luka yang ada pada bagian tubuh kita.

2. Obat Ambeien
Ambeien adalah terjadi pembekakan pembuluh darah pada area rektum dan anus.  Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini yaitu kesulitan buang air besar dan dapat mengakibatkan timbulnya benjolan di sekitar area anus yang teramat nyeri dan sakit. 
Cara pengolahannya yaitu siapkan daun Binahong sebanyak 16 lembar dan air 3 gelas. Lalu cuci daun binahong dicuci kemudian rebus hingga mendidih sampai tinggal 2 gelas. Setelah itu didinginkan dan disaring ke dalam gelas lalu diminum. Dengan meminum air rebusan daun binahong tersebut dipercaya dapat mengurangi benjolan wasir dan perlahan membaik.

3. Obat Batuk
Memang era modern sekarang ini obat batuk sangat mudah didapatkan di toko-toko atau apotek terdekat. Tetapi, tidak dipungkiri juga banyak masyarakat yang lebih memilih dan mencoba cara herbal karena terbukti lebih hemat dan minim efek sampingnya. Salah satunya dengan meminum rebusan daun binahong ini.
Cara pengolahanya siapkan daun binahong sebanyak 10 lembar. Kemudian daun binahong dicuci lalu di rebus hingga mendidih sampai tersisa 1 gelas. Dinginkan kemudian diminum 1 kali sehari hingga batuk mereda. Efek dingin khas daun binahong ini akan meredakan batuk dan gatal pada tenggorokan.

4. Obat Darah Rendah.
Tekanan darah rendah memang bukan tergolong penyakit yang mematikan. Tetapi, jika tak kunjung diobati dapat membawa dampak yang berbahaya. Untuk itu, diperlukannya pengobatan yang tepat agar segera dapat pulih dan normal kembali. Rebusan daun binahong merupakan salah satu opsi pengobatan secara herbal. 
Cara pengolahannya yaitu siapkan daun binahong sebanyak 8 lembar dan 2 gelas air. Daun binahong dicuci lalu di rebus hingga mendidih hingga tinggal 1 gelas. Dinginkan dan kemudian saring ke dalam gelas dan diminum 1 kali sehari. Hingga tekanan darah normal kembali. Kandungan daun binahong memiliki zat besi yang tinggi dan dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan sel darah merah.

6. Obat Disentri.
Disentri adalah penyakit radang usus yang disertai diare berdarah yang biasanya disebabkan oleh bakteri shigella atau amuba. Penyakit ini menyebar melalui makanan dan minuman (terkontaminasi) yang kita konsumsi. Untuk itu diperlukan ramuan herbal seperti rebusan daun binahong ini untuk menetralisir racun dan bakteri pada usus.
Cara pengolahannya siapkan daun binahong sebanyak 10 lembar dan 2 gelas air. Daun binahong dicuci lalu di rebus hingga mendidih sampai tinggal 1 gelas. Disaring dalam keadaan air hangat kemudian diminum 1 kali sehari.

7. Kecantikan
Daun binahong juga dapat dimanfaatkan sebagai produk kosmetik herbal. Daun binahong memiliki kandunganm kolagen yang tinggi sehingga dapat mencerahkan wajah dengan cepat. Bukan hanya itu tetapi juga dapat digunakan untuk mengatasi jerawat, flek hitam, komedo dan juga mengencangkan kulit.
Caranya yaitu  siapkan daun binahon sebanyak 6 lembar. kemudian daun binahong dicuci bersih lalu ditumbuk hingga halus. Tahap terakhir oleskan ke seluruh bagian wajah, selama 30 menit baru cuci kembali dengan air bersih. Gunakan secara rutin setelah mandi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

8. Mencegah Diabetes
Diabetes merupakan penyakit yang ganas dan berbahaya. Bahkan dalam dunia medispun belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan diabetes secara total. Daun binahong sendiri hanya bisa mengendalikan dan menurunkan kadar gula, karena kandungan senyawa alkoloidnya.
Cara pengolahanya yaitu siapkan daun binahong sebanyak 7 lembar dan air 2 gelas. Daun binahong dicuci kemudian direbus hingga air tersisa 1 gelas. Saring ke dalam gelas dan minum dalam keadaan hangat.

9. Membersihakan Paru-Paru dari Racun yang disebabkan Rokok
Para perokok aktif wajib mengkonsumsi rebusan daun binahong jika menginginkan Paru-paru yang bersih dari kotoran dan racun yang disebabkan oleh Rokok. Senyawa daun binahong dapat mengeluarkan racun dan kotoran dalam paru-paru secara perlahan.
Cara pengolahanya yaitu siapkan sebanyak 6 lembar daun binahong dan air 2 gelas. Daun binahong dicuci hingga bersih kemudian direbus hingga air tersisa 1 gelas. Dinginkan dan saring ke dalam gelas. Konsumsi setidaknya 3-4 Kali dalam seminggu untuk menjaga paru-paru tetap bersih.

10. Mengobati Kanker
Memang masih perlu kajian dan penelitian yang mendalam tentang khasiat Daun binahong untuk mengobati kanker, yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya. 
Cara pengolahannya diperlukan teknik khusus untuk mendapatkan hasil maksimal. Siapkan sekitar sebanyak 12 lembar daun binahong dan 1 liter air. Daun binahong kemudian dicuci dan direbus selama 15 menit. Dinginkan dan saring ke dalam wadah. Diminum 3 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

11. Meningkatkan Vitalitas Pria
Bagi kamu yang menderita ejakulasi dini atau lemah syahwat juga dianjurkan mengkonsumsi rebusan daun binahong ini. Ektrak kandungan dari daun binahong dapat meningkatkan stamina manusia dalam bekerja dan juga dapat membuat vitalitas pria meningkat. Cara pengolahannya yaitu siapkan sebanyak 4 lembar daun binahong dan 2 gelas air. Daun binahong dicuci hingga bersih kemudian rebus hingga 5 menit, kemudian diginkan dan saring. Minum secara rutin setiap hari untuk hasil yang maksimal.

LARANGAN MENGKONSUMSI DAUN BINAHONG :
1. Dilarang dikonsumsi oleh seseorang yang menderita penyakit Angin duduk (angina). (Karena dapat memperburuk keadaan).
2. Dilarang mengkonsumsi daun binahong berbarengan dengan Kopi dan Teh. (Dapat menyebabkan pusing hingga muntah-muntah).
3. Dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. (Kandungan daun binahong tidak baik untuk bayi).

Beberapa pemaparan diatas adalah resep-resep ampuh dari daun binahong. Walaupun memiliki banyak khasiat, tetapi harus diperhatikan juga karena ada larangan dalam mengkonsumsinya. Tidak ada salahnya mulai saat ini menanam tanaman binahong itu di pekarangan rumah, siapa tahu satu suatu waktu kita atau sanak saudara membutuhkannya. Formasi daun perlembar yang dipakai sangat utama, selain buat keamanan juga kemanjuran obat.

Jadi jika ingin mengkonsumsi atau menggukanan daun binahong harus sesuai resep diatas!

#idb2019kkh
#tanamanobat


CARA SEDERHANA BUDIDAYA GAHARU

By On July 20, 2019

Portal Rimbawan - TANAMAN GAHARU Merupakan jenis tanaman yang mudah dibudidayakan karna dapat tumbuh pada tanah dg jenis ap pun.
Tidak ada kriteria khusus jenis tanah yang dibutuhkan. Semua jenis tanah dapat dijadikan lahan untuk budidaya  GAHARU, asal bukan tanah yang terendam air seperti lumpur & rawa. KAYU GAHARU sebagai kayu yang memiliki harga yang cukup mahal. Diameter rata2 = 40-60 cm.

KAYU GAHARU yang sudah tua akan menghasilkan gubal secara normal. Gubal ini akan terbentuk di umur 25 th.
Ketika pohon GAHARU terinfeksi mikroba.
Gubal inilah yang nantinya berharga jual tinggi & sangat mahal. Pada perkembangannya untuk mencari sebuah gubal dari KAYU  GAHARU itu memakan waktu yang sangat lama.
Untuk itu sekarang KAYU  GAHARU DAPAT DIPANEN PADA USIA 5 TAHUN.

Berikut kami rangkum tips sederhana budidaya Gaharu :
1). PEMILIHAN BIBIT
Untuk melakukan pembudidayaan GAHARU harus dipersiapkan bibitnya
Jika ingin mendapatkan hasil pohon GAHARU yang berkualitas maka harus digunakan BIBIT  YANG BERKUALITAS. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih BIBIT GAHARU. Pastikan bibit sehat/tidak terserang hama & memiliki diameter min. 1 cm & tinggi min. 20-30 cm.
Bibit itu merupakan BIBIT YANG  IDEAL untuk dibudidayakan.

2). PERSIAPAN LAHAN
Pohon GAHARU tidak memerlukan lahan khusus.
Hanya saja yang perlu diperhitungkan adalah JARAK  TANAM dari tiap2 Pohon GAHARU. Jarak yang IDEAL 3x3 m.

3). MEDIA TANAM
Untuk menanam BIBIT GAHARU  harus dipersiapkan LUBANG  TANAM nx.
Ukuran lubang tanam yang  IDEAL 30x30x30 cm. Usahakan untuk pembuatan lubang dilakukan min. 2 minggu sebelum penanaman. Penanaman PUPUK pada lahan juga penting untuk  MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN  POHON GAHARU.
Penanaman BIBIT GAHARU  yang BAIK adalah dilakukan pada saat PERTENGAHAN  MUSIM PENGHUJAN.

4). PEMBERIAN NAUNGAN
Berguna untuk melindungi tanaman dari sinar matahari secara langsung & mengurangi penguapan air yang berlebihan. Bisa menggunakan jerami ato daun yang berukuran lebar.

5). POLA TANAM MONOKULTUR
Cara menanam ini yaitu satu areal perkebunan ditanami hanya pohon gaharu, pola tanam monokultur akan dapat memaksimalkan lahan dengan jarak tanam 2m x 2m atau 3m x 3m. Pemilihan jarak tanam akan mempengaruhi pertumbuhan pohon gaharu.

6). POLA TANAM TUMPANG SARI
pola tanam tumpang sari dapat dilakukan dengan cara menanam pohon gaharu di sela-sela tanaman lain seperti pohon sawit, karet, mahoni, pisang dan tanaman lainnya, dapat juga dilakukan penanaman sebagai pagar pembatas lahan milik kita. Pohon gaharu ini juga dapat ditanam di pekarangan rumah, masjid-masjid ataupun ditempat umum lainnya.

7). PEMELIHARAAN  GAHARU
Tanaman penghasil gaharu pada umur 1 – 3 tahun perlu dipelihara secara intensif, terutama pemberian Naungan s/d usia 1 tahun dan mengurangi gangguan dari gulma, karena tanaman penghasil gaharu telah bermikoriza, maka penggunaan pupuk dapat diminimalisir.

8). PEMUPUKAN
Pemupukan dapat dilakukan 3 bulan sekali, namun dapat juga dilakukan setiap 6 bulan sekali dengan kompos atau Pupuk Kandang (sangat disarankan menggunakan pupuk organic).Dampak dari penggunakan PUPUK KIMIA mempengaruhi aroma. menurunkan harga jual serta merusak tanah.SEBAIKNYA HINDARI PUPUK KIMIA.

9). PEMANGKASAN cabang/ranting
Pemangkasan dapat dilakukan pada saat tanaman berumur 2 – 5 tahun, dengan memotong cabang bagian bawah dan menyisakan 4 – 10 cabang atas.

10). INOKULASI ATAU PENYUNTIKAN
Inokulasi adalah salah satu hal yang sangat penting dalam usaha gaharu karena resin gaharu sangat tidak mudah terbentuk secara alami, sehingga perlu campur tangan manusia seperti dengan pembuatan pelukaan dan memberikan bahan pemicu produksi resin gaharu seperti cendawan dan bahan lainnya


Penanganan Hipotermia Dengan Cara Disetubuhi,  HOAX!

By On July 17, 2019

Soal metode menyetubuhi teman yang terkena Hipotermia?
Jawabannya adalah TIDAK TEPAT.
.
Hipotermia adalah salah satu kendala dan pembunuh paling ampuh saat orang sedang mendaki gunung jika tidak di tangani degan tepat. Apa lagi, Akhir-akhir ini mendaki gunung adalah tren bagi anak muda untuk piknik atau sekedar berburu foto selfie tanpa tau cara-cara penanganan ketika ada yang terkena Hipotermia, apa yang harus di lakukan dan bagaiamana cara menanganinya?
Sebagian cuma berbekal kata temannya dan menurut yang saya baca di FB/IG bla bla bla....
.
Akhir-akhir ini banyak beredar info berupa foto/sceeenshotan sbuah kejadian seseorang yang terkena Hipotermia dg cara DISETUBUHI yg menyesatkan para pendaki pemula terutama pelajar yg menurut kami sangat berbahaya jika tidak segera di luruskan. Seperti kutipan pada screenshoot berikut ini 👇
Padahal, Masih banyak metode lain yang bisa dilakukan seperti :
1. Buat minuman Hangat seperti :jahe, susu, madu yangg cepat mengembalikan panas tubuh
2. Ganti pakaian yang basah kringat dg pakaian yg kering
3. Menggunakan SB/selimut doble
4. Gunakan thermal blanket
5. Buat Perapian
.
Jika sudah parah & semua cara tidak segera membaik, jalan terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan metode SKIN TO SKIN (kulit bertemu dengan kulit) bukan ''DISETUBUHI'',  Karena istilah ini artinya korban diajak berhubungan badan dan istilah ini sangat berbahaya dan bisa salah gunakan untuk pembenaran mencari kesempatan saat temannya sedang tertimpa musibah.

Berita terakhir ada korban kena HIPO, lalu disetubuhi temannya (dalam kondisi tidak sadar/diperkosa) akhirnya malah mninggal dunia.
Jadi metodenya tanpa mengenakan sehelai pakaian apapun lalu masuk ke dalam 1 SB yg sama sambil di peluk. Tujuannya adalah untuk mengembalikan suhu tubuh yg terkena HIPO dg menyalurkan panas badan melalui kulit.
 Namun itu pun dengan beberapa catatan :
1. Lakukan jika metode lain tidak berhasil
2. Usahakan lakukan dengan sesama jenis (cewek sama cewek, cowok sama cowok),
jika memang tidak bisa/dalam Kondisi yang sangat darurat, baru dibenarkan berlainan jenis.
Oleh karna itu jika dalam 1 rombongan ada 1 cewek nya, usahakan cari teman atau minimal 1 rombongan ada 2 cewek, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti HIPOTERMIA ini.
 .
Jadi kesimpulannya tidak dibenarkan apabila DISETUBUHI,  melainkan  SKIN To SKIN, &  Masih banyak hal yg bisa Dilakukan Sebelum melakukan metode itu.
.
Sumber: Camera pendaki Indonesia 


KEKALAHAN SANG RIMBAWAN : REFLEKSI PAHIT DI DEPAN MATA

By On July 12, 2019


Oleh : Agung Nugraha | Rimbawan Antropolog

Pasca penetapan Jokowi – Ma’ruf sebagai Presiden dan Wkil Presiden RI 2019 – 2024, semua pihak memperkuat konsolidasi, membangun platform politik dan berupaya mengail empati. Semua profesi tanpa kecuali menyusun porto folio akademik setinggi tingginya, kontribusi nyata dalam sejarah pembangunan  Bangsa serta rekam jejak empirik komprehensif sebaik baiknya agar profesi yang dimiliki bisa menduduki jabatan politis tertinggi di masing - masing lembaga dan kementerian.
Ya, jelas sudah kini siapa yang akan menjadi nakhoda kapal bernama Indonesia untuk perjalanan lima tahun ke depan.

Bagaimana dengan profesi Rimbawan ? Profesi yang –konon- secara akademik dipandang memliki kompetensi paling sahih dalam mengelola hutan, dan karenanya paling sah untuk memegang jabatan Manggala 1. Profesi yang secara empirik –dinilai- memiliki rekam jejak paling valid untuk memegang tongkat komando kepemimpinan Kementerian Kehutanan yang kini sudah bersalin rupa menjadi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dua nomenklatur berbeda yang disatukan dan sampai hari ini belum tuntas dan melebur secara kafah, sehingga meningkatkan tugas dan tanggung jawab dalam menggerakkan roda perekonomian, menjaga tata air dan keanekaragaman hayati serta menjadi bagian integral kelangsungan kehidupan masyarakat adat dan masyarakat setempat.
Alih alih menjadi sebuah lembaga baru yang solid sebagaimana harapan awal, yang terjadi secara kasat mata adalah kompetisi para pemegang profesi kehutanan dan lingkungan untuk menduduki tampuk tertinggi kelembagaan sektoral tersebut, dengan masing masing gerbong strategis politik, ekonomi dan sosialnya.

Bagaimana realitas peran dan kontribusi profesi Rimbawan ? Potret Rimbawan ternyata tidak segegap gempita masa lalunya, yang konon dinilai memiliki jiwa korsa sangat kokoh, kompetensi dalam menghasilkan PDB yang signifikan, serta piawai membangun industrialisasi dengan seluruh multipier effect-nya : Penyerapan tenaga kerja dan peluang berusaha. Termasuk menjadi pionir pembukaan wilayah hutan di berbagai pedalaman belantara, hingga secara sosial politik berhasil mengintegrasikan komunitas lokal dan pendatang melalui akulturisasi bingkai pengusahaan hutan dan industrialisasi kehutanan.

Hari ini, Rimbawan diliputi berbagai situasi anomali bahkan paradoks. Korsanya rapuh bahkan terancam runtuh. Sebagian besar Rimbawan terjebak pada politik rendah dengan pendekatan identitas yang sangat dominan. Sehingga Rimbawan justru sangat mudah menghamba dan menjadi sub ordinat profesi lain.  Sementara kompetensi akademiknya kian diragukan profesi lain karena segala teori dan konsep pengelolaan hutan justru berujung pada fakta fakta deforestasi, degradasi hutan, konflik berkepanjangan, dan semua dampak negatipnya terhadap ekosistem wilayah bahkan pulau.

Peran dan kontribusi Rimbawan di masa lalu digugat para pihak. Dari kondisi menjadi tulang punggung alias backbone bagi pertumbuhan ekonomi, kini hanya bisa menyumbang porsi PDB sangat kecil yang bisa diabaikan bahkan seringkali minus, sehingga tidak memiliki legitimasi untuk mengatakan bahwa bumi tanpa hutan kiamat yang sama artinya Negara tanpa profesi Rimbawan akan ambruk. Kenyataannya tidak demikian. Dan semua klaim Rimbawan dianggap tak lebih hanya mitos - mitos belaka.

Bahkan dewasa ini Rimbawan dan kehutanannya distigma buruk sebagai musuh bersama. Penghambat laju pembangunan sektor lain yang berbasis lahan, di mata Pemda pun dicatat abai terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Pendek kata, sang Rimbawan jauh panggang dari api amanat konstitusi yang memiliki visi melestarikan hutan dan mensejahterakan masyarakat. Gugatan para politisi dan publik terhadap profesi Rimbawan sungguh paradoks : Rimbawan makin banyak, hutan malah makin rusak. Masyarakat sekitar hutan pun kian miskin dan kian terpinggirkan.

Sedih ? Pasti. Marah ? Jelas. Tidak terima ? Wajar.

Lalu, untuk apa semua rasa itu ? Apa yang bisa dan wajib diperbuat sang Rimbawan ? Hanya meratapi nasib buruk atau mengutuk semua situasi yang kini sudah terjadi ini. Benarkah sang Rimbawan sudah tidak bernilai dan berharga lagi ? Benarkah Kementerian Kehutanan yang menjadi symbol eksistensi Rimbawan tidak lagi diperlukan dan karenanya layak digabung menjadi subordinat kementerian atau lembaga lain ?

Satu jawaban sederhana bahwa Rimbawan masih diperlukan dan dirindukan. Faktanya, tanpa Rimbawan, lima tahun ke depan Indonesia tidak akan eksis. Tanpa Rimbawan, Indonesia akan kehilangan kendali.

Mengapa ?

Karena, nasib Indonesia lima tahun ke depan tergantung pada seorang Rimbawan. Ya, Rimbawan bernama Joko Widodo.

Pertanyaannya, apakah sang Presiden RI dua periode itu merasa sebagai seorang Rimbawan. Atau setidaknya menjadi bagian komunitas Rimbawan ? Ataukah, paradoks Rimbawan kembali menemukan bukti paling sahihnya. Anomali dan paradoksal Rimbawan ?

Betapa tidak. Tatkala, terjadi fenomena pahit kehutanan hilang dari percaturan dan peta politik Indonesia, itu justru terjadi pada saat Indonesia dipimpin oleh seorang Rimbawan.

Dan, itu mungkin bukan sesuatu yang mustahil terjadi karena sampai hari ini tidak seorang Rimbawan pun dengan organisasi profesinya maupun kedekatan individu mampu melunakkan hatinya. Tidak ada Rimbawan yang mampu meyakinkan dan mempengaruhi visi kehutanan sang Presiden RI. Tidak pula mampu membangun empatinya.

Sungguh sangat Ironis, ketika hari - hari belakangan ini semua pemegang profesi Rimbawan mengalami kegagapan dan kegelisahan. Seakan akan tinggal menunggu saat ajal tiba waktunya.

Dan… pada ahirnya bila itu semua memang akan menjadi kenyataan, maka sempurnalah KEKALAHAN SANG RIMBAWAN. Seorang Rimbawan yang telah meninggalkan LEGACY… Ya, legacy berupa hilang dan terpinggirkannya profesi Sang Rimbawan dalam peta politik dan pembangunan nasional di tangan seorang rimbawan. 

Berikut 4 Hal yang Sebaiknya di Lakukan Ketika Tersesat di Gunung

By On July 06, 2019

Kita Rangkum dalam pembahasan sebagai berikut :

1. TETAP TENANG
Mudah sekali untuk menulis  huruf diatas, tapi bagi pendaki pemula sangat sulit untuk tetap tenang ketika menyadari sudah dalam kondisi  tersesat, tetapi mau tak mau bersikap tenang adalah hal pertama yang harus dilakukan. Selain itu anda harus memiliki kemauan yang kuat untuk tetap bertahan hidup dan yakin bahwa anda pasti akan ditemukan oleh tim penyelamat adalah dua hal yang harus anda tanamkan pada diri anda.

2. KEMBALI KE TITIK AWAL  ATAU TERUS KE PUNCAK
Dalam kondisi tenang diharapkan anda akan bisa berfikir jernih, selanjutnya anda punya pilihan kembali ke titik awal atau terus melanjutkan perjalanan ke puncak. Keputusan ini tergantung beberapa pertimbangan seperti kondisi fisik, logistik yang tersedia, tingkat kesulitan jalur, dan perkiraan jarak antara kembali ke titik awal atau tetap meneruskan kepuncak, tetapi kalau hari sudah mulai gelap sebaiknya langsung dirikan shelter untuk bermalam. Putuskan dengan matang dan jalani dengan penuh keyakinan kalau anda pasti akan kembali masuk ke peradaban.

3. TINGGALKAN JEJAK SEBAGAI PENANDA
Saat memutuskan kembali ke titik awal atau meneruskan ke puncak, jadikan lokasi pertama anda tersesat menjadi titik nol atau titik awal perjalanan anda. Tinggalkan jejak dengan memberi tanda lokasi tersebut, bisa dengan apa saja yang penting mudah terlihat. Lebih bagus lagi dengan meninggalkan sedikit catatan yang berisi waktu dan rencana perjalanan anda.

4. CARI LOKASI STRATEGIS DAN BUAT SIGNAL
Tindakan terakhir yang harus dilakukan jika tidak juga menemukan jalan keluar atau anda terlalu takut untuk mencari jalan keluar adalah membuat shelter dilokasi yang cukup aman, nyaman dan cukup strategis seperti dekat dengan sumber air dan di area yang cukup terbuka sambil menunggu tim penyelamat menemukan anda.  Buat sinyal dari api atau tumpukan batu, kayu atau bahan lainnya sebagai penanda posisi agar mudah terlihat dari atas atau dari kejauhan.

🔁source: @langkahpendaki_id



Fakta-fakta Pencarian Hilangnya Thoriq di Gunung Piramid Bondowoso

By On July 02, 2019

Fakta-fakta tersebut kita rangkum dalam pembahasan berikut :
A. Pada hari Minggu tanggal 30Juni 2019 pukul 06.00 Wib s.d pukul 17.45 Wib di wilayah Bukit Piramid komplek Desa Ardisaeng  Kec. Pakem Kab. Bondowoso  telah dilaksankan pencarian korban hari ke 8 yang dilaporkan hilang dalam pendakian  pada tgl 23 Juni 2019. jalur pendakian melalui Dsn. Tegaltengah, Curahdami, Kab. Bondowoso.

B. Peralatan yg digunakan dalam pencarian sbb :
1. Dround
2. Peralatan Mountenering
3. Peralatan Evakuasi
serta obat obatan.
4. GPS dan PETA.
5. Tenda.
6. Radio komunikasi

C. Personil yang tergabung dalam pencarian dengan kekuatan 80 orang dibagi dalam 8 kelompok :
1. Kodim 0822 Bondowoso
2. Wanandri Bandung yg diperbantukan ke Basarnas Jember.
3. ORARI Kab.Bondowoso
4.Yonif-514 Raider
5. Brigade penolong Kab.Bondowoso
6. Polsek Curahdami
7. Basarnas Jember 8. RAPI Kab Bondowoso
9. Masyarakat yang turut dalam proses pencarian.
10. Mahasiswa Unej Jember.
11. Relawan Brigade Hefri Salak.
12. Garuda Shooting club Kab.Bondowoso
13. BPBD Kab. Bondowoso.
14. KOKAM Kab. Bondowoso.
15. TAGANA Dinsos Kab. Bondowoso.
16. Mapala Situbondo.
17. Mapalus UNEJ Jember
18. Polres Bondowoso.
19. BP. 13 Bondowoso.
20. Trenggana Pol PP Kab
Bondowoso.

C. Adapun identitas korban sbb :
Nama : Toriq Risky Maulidan
Umur : 16 Tahun.
Alamat : Perum Villa Kembang Asri Blok IA.3 RT.23 Ds. Sukowiryo Kec/Kab Bondowoso
Pekerjaan : Pelajar Lulusan SMP 4 Bondowoso tahun 2019 Putra kedua dari Bpk. Arif Subagiyo Guru SMKN-1 Bondowoso.

D. Kronologi kegiatan sbb :
1. Pada pukul 06.00 wib, melaksanakan brifing pelaksanaan pencarian korban yg dibagi dalam 8 kelompok yaitu megulangi sisi Utara mengarah ke Timur menyisir lembah, dan sisi selatan mengarah ke timur menyisir lereng sampai ke Punggung
Naga Piramid,  Ds.Curahpoh Mayonif 514 mengarah barat menyisir lereng dan lembah Piramid, Ds. Sumber Salak menuju ke arah Utara dan ke timur menyisir lereng sampai ke Batulanggar.
2. Pada pukul 07.00 wib, 3 kelompok bergerak  mendahului menuju sasaran.
3.Pada pkl. 08.00   Wib, 3 kelompok masyarakat bergerak dari Ds. Sumbersalak dan DS.Curahpoh menuju arah Batulanggar
4. Pada pkl 09.00    wib, 2 kelompok bergerak untuk menyisir sasaran di lereng dan lembah ekor naga.
5. Pada pukul 19.30    Wib , Korban masih belum ditemukan dan kegiatan pencarian dihentikan , semuanya turun menuju posko Basarnas.
6. Pada pukul 20.15  Wib, pencarian dari Tim Basarnas dinyatakan selesai, selanjutnya dilaksanakan evaluasi.

E. Selama proses pencarian berjalan aman dan lancar.
CATATAN :
a. Hasil evaluasi bahwa batas akhir pencarian korban dari Basarnas/Tim Wanandri selama 7 hari ( tgl 24 s.d 30 Juni 2019 pkl 19.30 wib ) tidak ditemukan korban, maka Tim Basarnas memutuskan bahwa besuk hari Senin tgl 1 Juli 2019 pkl 10.00 wib dilaksankan apel penutupan pencarian  korban ntuk pencarian selanjutnya dikordinasikan lebih lanjut.
b. Menurut Basarnas dan Wanandri bahwa Bukit Piramid tidak layak untuk pendakian mengingat medannya ekstrim, kecuali pendaki yg sudah profesional, seyogyanya pemerintah daerah menutup lokasi pendakian tersebut.