Follow by Email

Penebangan Liar Hutan Jadi Penyebab Utama Banjir di Mamuju 28 Februari 2019




Portal Rimbawan - Kamis, 28 Februari Mamuju dan sekitarnya di Landa Banjir Setinggi hingga Setengah Meter bahkan ada yang mencapai Satu meter di daerah Bantaran Sungai. Hujan deras selama kurang lebih 5 jam membuat sungai Mamuju meluap dan meluluhlantakkan rumah warga yang ada di kecamatan Mamuju dan Kecamatan Kalukku.

Banjir tersebut juga mengakibatkan Belasan rumah di kecamatan Kalukku hanyut dibawa banjir. Menurut kepala BPBD Mamuju Bapak Muh Ali Rachman, "Banjir diduga karena adanya Penebangan Liar di Daerah Pegunungan Kalukku"

Penebangan liar yang terjadi di daerah Hutan di kecamatan Kalukku itu merupakan faktor utama yang menjadi pemicu banjir. tetapi bukan hanya itu ternyata Lahan Kritis dan resapan air sangat kurang di Kedua Kecamatan yang Terdampak Banjir tersebut.


Data Dinas Kehutanan 2014 menyatakan bahwa Sedikitnya 245.970 hektare hutan di Sulawesi Barat dalam kondisi kritis. Presentase kerusakan terparah berada di wilayah Kabupaten Mamasa dengan luas mencapai 94.547 hektare. Sementara di Mamuju, luas lahan kritis mencapai 81.028 hektare.Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sulawesi Barat, Muhammad Nur Parantean, mengatakan kerusakan itu terjadi di dalam dan di luar kawasan hutan.

Pemerintah dalam hal ini harus serius Merehabilitasi Hutan di Sulbar mengingat sudah  2 kali banjir dimamuju sejak 2018 lalu.

Previous
« Prev Post