Follow by Email

Mengenal Kandungan Gizi Mentimun

By On September 28, 2013

kandungan gizi mentimun
Di negara dengan iklim tropis seperti Indonesia, mentimun banyak dijumpai dimana-mana. Mentimun merupakan jenis sayur dan salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan sejak dahulu. Rasanya yang segar dan sedikit manis menjadikan mentimun sebagai salah satu sayuran yang paling banyak dikonsumsi. Rasanya segar dan juga renyah ketika digigit karena mengandung banyak air. Mentimun adalah buah yang kaya nutrisi. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan lebih lengkap terkait dengan kandungan gizi mentimun:
  • Kalori Rendah
Kalori yang rendah menjadikan mentimun sangat baik untuk diet. Baik itu diet mengurangi berat badan, diet mencegah hipertensi, maupun diet mencegah diabetes, semuanya akan memberikan hasil yang baik jika Anda menambahkan buah mentimun ke dalam menu makan Anda.
  • Kalium Tinggi dan Sodium Rendah
Sodium dapat memancing terjadinya hipertensi dan memicu kolesterol. Sementara, kalium dapat menetralkan efek negatif dari sodium. Dengan kandungan kalium tinggi dan sodium rendah seperti ini, maka mentimun menjadi buah yang sangat baik untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh.
  • Antioksidan
Buah mentimun mengandung berbagai macam antioksidan, antara lain betakaroten, alfakaroten, vitamin C, vitamin A, zeaxanthin, dan luthein. Dengan adanya banyak antioksidan tersebut, mentimun dapat mencegah penuaan dini, kanker, dan berbagai bahaya radikal bebas lainnya. Mentimun juga bisa dijadikan masker wajah karena kandungan antioksidannya dapat merawat kecantikan wajah.
  • Vitamin K
Vitamin K sangatlah baik untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, dan syaraf. Jika Anda sampai kekurangan vitamin K, tulang Anda akan lebih gampang mengalami pengeroposan dan osteoporosis. Selain itu, gigi juga akan menjadi lemah dan gampang tanggal. Kekurangan vitamin K juga dapat meningkatkan resiko berbagai penyakit syaraf seperti Alzheimer. Oleh sebab itu, rajin-rajinlah mengkonsumsi mentimun karena buah ini kaya akan vitamin K.
  • Silika
Mentimun juga kaya akan mineral silika. Mineral ini bermanfaat untuk menjaga kekuatan persendian dan jaringan otot. Silika juga baik untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kuku Anda.

Selain kelima hal di atas, masih banyak lagi kandungan gizi mentimun yang patut untuk diketahui. Daftar di bawah ini akan menjelaskan secara lengkap tentang kandungan gizi mentimun :

Glukosa : 1,67 gram
Karbohidrat : 3,63 gram
Serat : 0,5 gram
Riboflavin (Vitamin B2) : 0,033 mg
Niacin (Vitamin B3) : 0,098 mg
Asam Pantothenic (Vitamin B5) : 0,259 mg
Thiamin (Vitamin B1) : 0,027 mg
Vitamin B6 : 0,040 mg
Lemak : 0,11 gram
Protein : 0,65 gm
Vitamin C : 2,8 mg
Asam Folat (Vitamin B9) : 7 μg
Zat besi : 0,28 mg
Calcium : 16 mg
Magnesium : 13 mg
Fosfor : 24 mg
Zinc : 0,20 mg
Potassium : 147 mg.

Bagaimana, lengkap bukan kandungan gizi mentimun? Tanpa kita sadari, ketika mengkonsumsi memtimun kita juga telah melengkapi sebagian besar nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Jadi tunggu apa lagi? Segera konsumsi mentimun secara rutin setiap hari untuk mendapatkan segudang manfaatnya.

Nama Latin Mentimun dan Klasifikasinya

By On September 28, 2013

nama latin mentimun
Ketimun, timun atau mentimun adalah golongan sayuran murah meriah dan mudah didapat sepanjang musim. Mentimun tergolong tumbuhan jenis melon atau labu yang menghasilkan buah yang dapat dimakan dan dapat dipanen ketika belum terlalu masak/matang untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung dari jenisnya. Dalam ilmu botani, nama latin mentimun adalah Cucumis sativus.

Penamaan tersebut didapat dengan menerapkan sistem penamaan yang disebut Binomial Nomenclatur. Sistem penamaan ini merupakan standar penamaan setiap jenis makhluk hidup berdasarkan kesepakatan internasional. Untuk lebih jelasnya, simak cara penentuan nama binomial berikut ini:

Pertama-tama, tentukan klasifikasi dari makhluk hidup tersebut, dalam hal ini adalah buah mentimun itu sendiri. Setiap makhluk hidup memiliki 7 level klasifikasi. Tiap klasifikasi menggunakan bahasa latin
Dari ketujuh klasifikasi, ambil dua klasifikasi dengan level terbawah, yaitu klasifikasi genus dan spesies
Kedua nama ini kemudian digabungkan menjadi sebuah nama latin yang resmi digunakan sebagai nama binomialnya.

Berikut ini adalah nama latin dan klasifikasi mentimun :

Kingdom (Kerajaan) : Plantae (tumbuhan)
Division (Divisi) : Magnoliophita (tumbuhan berbunga)
Class (Kelas) : Magnoliopsida (tumbuhan berbiji belah alias tumbuhan dikotil)
Ordo : Curcubitales
Familie (Keluarga) : Curcubitaceae
Genus (Jenis) : Cucumis
Species (Spesies) : Sativus

Dari keterangan di atas, dapat terlihat jelas bahwa buah mentimun memiliki genus “Cucumis” dan species “Sativus”. Oleh sebab itu, nama latin mentimun yang digunakan secara resmi di ilmu botani internasional adalah Cucumis sativus.

Sebenarnya, di bawah spesies, masih ada lagi klasifikasi yang disebut varietas atau ragam. Misalnya, untuk buah mentimun, varietasnya antara lain adalah:
  • Mayapada
Memiliki panjang sekitar 16,0-16,5cm , diameter sekitar 3,0-3,5cm , dan berat sekitar 120-130gram. Ujung buahnya berbentuk meruncing dan warna buah hijau muda sampai sedang.
  • Panda
Memiliki panjang sekitar 17-18cm, diameter sekitar 3,5-4cm, dan berat sekitar 120-150gram. Berbentuk lonjong dan berwarna hijau muda.
  • Venus
Memiliki panjang sekitar 15-16cm, berdiameter 3,5-4,0cm, dengan berat sekitar 120-130gram. Bentuknya langsing dengan pangkal bulat, daging buahnya manis, sehingga sangat cocok untuk lalap. Serta bertoleransi terhadap penyakit rebah batang dan antraknosa.
  • Mars
Memiliki panjang sekitar 15-18cm, berpotensi hasil sekitar 21-30 ton/ha, dengan umur panen 34-55hari.
  • Pluto
Memiliki panjang sekitar 11-12,5cm, berpotensi hasil sekitar 13-30 ton/ha, dengan umur panen 33-41hari.
  • Saturnus
Memiliki panjang sekitar 15,5-19,5cm, berpotensi hasil sekitar 23-35 ton/ha, dengan umur panen sekitar 32-52 hari.

Namun, tidak semua makhluk hidup memiliki klasifikasi varietas. Oleh sebab itu, klasifikasi varietas tidak dimasukkan sebagai nama latin resmi dalam sistem Binomial Nomenklatur. Sehingga, nama latin mentimun tetap menggunakan nama genus dan species-nya saja, menjadi Cucumis sativus.